Sabtu, 19 Mei 2012

Telanjang


Telanjang
Ingin ku telanjangi engkau
Saat mata kita saling menghunus
mulut kita saling merangkai kata
Ingin ku telanjangi engkau
Agar jujur tak tertutup muslihat
Saat saling muntahkan debat

-Boyolali, 2012-

Amarah

Setindih cemas bergejolak
tak ada lagi liur yang basah
ini kering tak kuasa teriak
aku legam dalam bara
gusar menggarami gegar
ngilu ini
apa engkau tau?

Syair ini tak selesai setengah
ku tulis tanpa nada jua jiwa
terlalu kosong setelah kau renggut
tak ada lagi isi isian
harapan,kasih, ah apalah itu
tai anjing

Geram ku ingin, mewarnai bayangmu
sebiru bilur,semerah nanah
ngilu ini,
apa kau tau?


-Boyolali,2012-

Senin, 14 Mei 2012

Mawar, cinta, dan harap

Ini mawar tanda cinta

yang ku tunggu ia semusim terakhir

taman yang terbiasa gersang

akrab dengan badai,bersahabat derai derai

masih sudikah engkau bertumbuh?


ada harapan

bila hujan kini tak lagi sungkan

mencurahkan ribuan senyum

ada harapan tentang semi

sehabis nyaris mati


tiada ingin membuatmu menunggu

jika ini meresap benar

dan tak tersirat ragu

mulut akhirnya pasti menyeru

"aku cinta kamu"

aku hanya menunggu

sampai mawar

benar benar tumbuh


-semarang,2012-


Published with Blogger-droid v2.0.4

Rabu, 09 Mei 2012

Foto Dalam Bingkai

ini semilir semilir getir

yang kucumbui lusa

aku simpan di bingkai raga

foto yang satu satunya tertinggal

dari kita yang telah gagal


aku suka menunggumu di sini

suka atau sukar melupakan lebih tepatnya

ku buka rantang bekal

ku kunyah segala kenang

ku tenggak sesekali ngilu mengekang

hingga lapar ini sudi meluruh

beserta sederas derasnya peluh

yang mungucur karna terik

melahirkan fatamorgana

harapan yang kini keruh


-Semarang,2012-


Published with Blogger-droid v2.0.4

Kamis, 03 Mei 2012

Tertidur Enggan Tersadar

Bermimpi seakan bergugur

Ia gegar juga memar

Hempaslah ke punuk samar

Aku paksa tidur

Ku lecut segala dengkur


mimpi ini tersisa setengah

Tak kau lumat habis sekali telan

Terburu buru ragamu beranjak

Menjadi bunga tidurnya

Sebelum aku tumbuh bijak


Geram kudaki,kemudian luruh

Bergemuruh lantas mengeruh

Sempat ku singgahi sadar

Tiada mampu bersanding dengannya


Kenyataan ini memaksa

Selalu menyedihkan

Untuk hati yang tak kuasa


-Semarang,2012-


Published with Blogger-droid v2.0.4