Pesawatku ini tercipta dari lekuk kertas
Ia begitu bersahabat dengan angin
Tiada perlu kincir ataupun turbin
Pesawatku hadir kapanpun engkau ingin
Pesawatku ini,
Segala harapan terbawa berselancar udara
Melihat kehidupan
Melewati lesung pipimu
Yang kuharap ia mampu membawa serta ke masa depan
Pesawatku ini begitu rapuh
Ia takut gerimis
Yang membuat miris sayap sayap tipis
Maka saat engkau sudi bersama kita rajut tempuh,
Kuharap tak hadir tangis meluruh
-Boyolali,2012