Sabtu, 19 Oktober 2013

Ulang Tahun

Ibu menyuapi dengan tangan halusnya
ikan asin, pelengkap nasi hangat yang baru diangkat dari tungku batu
menyatu dalam suapan haru
sesekali senyum ibu mekar melihat tingkahku
namun beliau tak pandai berbohong
untuk menutupi takdir yang sombong
"ibu, kata mereka aku hari ini ulang tahun'' celotehku
kemudian ia mengecup keningku
"ibu tak mampu membeli lilin untuk engkau tiup"
air mata ibu berlinang
menggenang di kerut usianya
"namun ibu punya telah meminta Tuhan,agar ibu bisa melihatmu tumbuh setiap hari"
Pelukannya hangat menyadarkanku
Aku tak menginginkan ulang tahun lagi
aku ingin waktu berhenti
agar ibu slalu meyuapi ku
tanpa ada tahun-tahun berlalu


Semarang.2013


Tidak ada komentar:

Posting Komentar