di tempat ini ia basuh peluh
meresapi ngilu ngilu pilu
juga senang yang berdendang
lemah luka lukamu
candaan beribu
lebur mereka nampak satu
aku bergegas
sebelum semak mulai ranggas
dan tak ada lagi harap bagiku
kedua kaki yang siap
tangan tanganku tanggap
masa depan mestinya kuraih
sebelum habis derap
kemudian menguap
-Semarang,2012-
Published with Blogger-droid v2.0.4
Tidak ada komentar:
Posting Komentar