setiap hari
setiap pagi
Ia beradu lantang dengan raungan jago
ia beradu terang dengan cahaya timur
untuk kesekian kali,
ia menang
suaranya lantang yang menggelegar
mencambuki kami tiap pagi
terpaksa mimpi tak kami habiskan
sisanya kuselipkan di ingatan
Tetaplah ia tegar
meski kerut kerut nya sejajar
siang ia bergelut dengan diri sendiri
senggalan nafas renta
kaki kaki yang mulai merasa
tak lama lagi
mereka tak kuasa
namun untuk kesekian kali,
ia menang
yang kita bisa lihat
dari semangat yang patut dikenang
-Kediri,2012-
Published with Blogger-droid v2.0.6
Tidak ada komentar:
Posting Komentar