Selasa, 14 Agustus 2012

Tembok

Ini terlalu kokoh
Padahal akhirnya aku yang menikmati sendiri
Jika raut wajahmu sebagai batu batanya
Maka kerinduanku adalah perekat
Ku ikat tanpa sekat

Tembok ini ku susun sendiri
Memperangkap aku
Dengan kokohnya nyeri
Tiap detailnya bercerita
Bahkan kadang lahir cerca
Keputus asaanku
Dan kepergianmu

-Kediri,2012-

Published with Blogger-droid v2.0.6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar