yang kurajut dengan gelisah
tentang mimpi yang mematri kenang
tentang berpalingnya engkau
ke cinta yang lebih lapang
naiklah ke pelanaku
yang nyatanya tak berikan
sesimpul senyum di bibirmu
dan perasaan tak lebih layak dari kekang
lekang tercecer di jalan yang panjang
ku panggul bawaan kita
beberapa gundah, dan sekarung benci
yang harusnya ku buang jauh
namun ego lah yang memaksa untuk memungut
pergilah
sebelum muak menyeruak
sebelum kasih menguap
menjadi perih
naiklah ke pelana nya
ketika hatimu
benar benar tak lagi singgah
-Semarang,2012-
Published with Blogger-droid v2.0.4
Tidak ada komentar:
Posting Komentar