Sabtu, 24 Maret 2012

Sulitnya Terlelap Sama Sulitnya Dengan melupakanmu

ini karna lelap ingkar datang hingga
penghujung malam
mata tak mampu mengunus
bahkan untuk jalan yang jelas lurus
bagaimana ku melaju
jika hanya ranjang yang kurindu


**


lemah ku urai harap
yang lalu berkeping keping
meretas pening
ia yang bernama kantuk
di ia lah ku baringkan harap
untuk bertemu denganmu
wahai bunga tidur


**


semestinya ku arungi semesta pagi ini
berpeluh peluh rangkak
berpuluh puluh hasta
namun lekuk ranjang ini terlalu nikmat
ah tak apalah sekali waktu ku
bercumbu dengan kantuk lebih lama


-Semarang,2012-


Published with Blogger-droid v2.0.4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar