pelan senyap kudekap
semata agar sadar tak hinggap
dia yang menyebar pukau
menyilaukan
ruang ruang hati yang kedap
Adakah ia?
yang menawan di seberang jalan
menjadi pelabuhan singgah
tempat membasuh luka lalu
atau letih yang mengilu
Ataukah ia,
hanyalah segenggam semu
dari hati yang terlalu lama jemu
-semarang,2012-
Published with Blogger-droid v2.0.4
Tidak ada komentar:
Posting Komentar