Minggu, 22 April 2012

Peluklah Aku, Sekali Lagi

                        *untuk ibunda di surga

Tanya yang kulayangkan padamu
di sela doa yang mengucur
sampaikah ia di genderangmu?
hasrat yang tak hancur tergerus
sekedar kita bertukar cerita
tentang pelajaran hidup, tentang cinta yang tak redup
sekedar menikmati amarahmu
aku pembangkang yang terkasih

Ini terlambat,
Air mata yang angkuh untuk bercucur karna mu
sudilah ia basahi namamu
samar menghilang di nisan yang melapuk
di sanalah kenangan kita bertumpuk
di sana jua seluruh alur alur paragraf
tak mungkin lagi berlanjut

tanya yang ku layangkan padamu
tak perlu lagi engkau dengar
hanya ketahuilah ,ibuku
peluklah aku, sekali lagi
hanya ku ingin lihat senyummu
ketika ku tumbuh dengan waktu


-Semarang,2012-

Published with Blogger-droid v2.0.4

2 komentar: