Selasa, 11 September 2012

Keranda Kekal

Abu dari puntung bertabur haru abu abu

ku hisap dalam dalam campur kejut sembilu

siapa yang tau?

beliau yang masih sempat melayangkan ramah

senyum bersemilir rumah ke rumah

namun seperti petir menghunus terik siang

Ketiadaan menjemput lancang


Tangis anak anakmu

Berat hati istrimu

Duka kami,para saudara

Leburlah menjadi satu

Doa pengantar surga


-Semarang,2012-


Published with Blogger-droid v2.0.6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar