Ranting mengering gugur daun terakhir
Kicau burung kabarkan duka
Berayun ke peluk angin semilir
Bukan emas,
Air menjadi barang mewah di tanah kami
Bukan air buah duka gundah gulana,
Air mata
Menyesapi terik yang tidak membuat haus melega
Menenggak bara layaknya tuak
Tak lebih menyegarkan dari jelaga
Ini kerongkongan meranggas mati
Sekering ranting yang sebetulnya tiada sudi
Daunnya tiada
Hujan rintik rintik
Jemarimu yang lentik
Semua begitu saja berlalu
Melahirkan rindu
-Semarang,2012-
Published with Blogger-droid v2.0.6
Tidak ada komentar:
Posting Komentar