Selasa, 11 September 2012

Kubur Kita

Adalah yang membuat matamu sembab

Kita seringkali terjerembab

Pada pertengkaran tanpa sebab

Padas batu,paras rupamu

Deru amarahku,mengadu

Api dan kayu bakar berseteru

Tiada manfaat bagi keduanya

Selain menjadi abu


Amarah memamah lembut desah rayumu dulu

Tak ada lagi "kita" diantara dua manusia

Rona lesung pipi terasa masam

Juga lekuk tubuhmu terlalu dingin

Bukti cinta tak lagi ingin


Begini saja,

Engkau tulis nisan tentang kenangan

Sedang aku gali kan kubur untuk semua perasaan

Untuk hal ini

Maukah engkau berteman?


-Semarang,2012-


Published with Blogger-droid v2.0.6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar