aku menjadi awan dalam kisah kali ini
sedang engkaulah tanah yang memikat
eros memanahiku
dengan busur parasmu
salahkan pada ia,
yang sering disebut "jatuh cinta"
atas semua rintik
setelah aku menghalangi terik
yang memaparmu
tiap detik
Jika mawar itu adalah hatimu yang merona
atau bebatuan bebatuan
perwujudan segala keteguhan
rintik ku tak seperti rintik tangis
ia tak jadikan hati melayu
atau teguhmu melapuk
-Semarang,2012-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar